Jumat, 06 Mei 2011

Pengambilan Hadiah dan Piagam Lomba Mapel

Penyerahan Hadiah dan Piagam dilaksanakan hari Sabtu, Tanggal 7 Mei 2011 pukul 19.00 di Panggung SMA Negeri 1 Sale, bila yang berhak mendapatkan Hadiah dan Piagam berhalangan hadir, Hadiah dan Piagam dapat diambil pada hari Senin tanggal 9 Mei 2011-Jum’at tanggal 13 Mei 2011 pada jam kerja (07.00-14.00)

PENGUMUMAN HASIL LOMBA MATA PELAJARAN

PANITIA HUT SMA N 1 SALE KE-20
HASIL LOMBA MATA PELAJARAN TINGKAT SMP/MTs

MATA PELAJARAN: BAHASA INDONESIA
NOMOR NAMA ASAL SEKOLAH NILAI URUTAN SELESAI JUARA
TES TES 1 TES2
A20 001 AINUR RAHMA ALFATHY MTs N SALE 76,5 4 10 III
A20 002 DENNY FINA ANDRIYANI SMP N 1 SALE 72,5 10 11
A20 003 DWI ARI HIDAYANTI SMP N 1 SALE 77,5 11 8 II
A20 004 EVA SRI REJEKI SMP N 3 SALE 67,0 6 6
A20 005 RENI YUSIDA YANTI MTs N SALE 82,0 1 3 I
A20 006 RIKA LISTYANI SMP 52,5 7 5
A20 007 RIRIS ROHMATI SMP N 3 SALE 62,0 9 4
A20 008 SHOLIKAH SMP N 1 SALE 69,0 8 9
A20 009 SUKATMI SMP N 3 SALE 70,0 5 7
A20 010 OKY CATUR SMPK ADI SUCIPTO 60,5 3 1
A20 011 MAHRUS SHOFI SMP N 3 PAMOTAN 58,0 2 2







MATA PELAJARAN: MATEMATIKA
NOMOR NAMA ASAL SEKOLAH NILAI URUTAN SELESAI JUARA
TES TES 1 TES2
B20 001 ANGGI INESTI MTs N SALE 73,0 12 11
B20 002 ANIS SETYANINGSIH SMP 53,6 3 2
B20 003 EVI INDAH SMP N 3 SALE 52,9 6 4
B20 004 FITRIATUL ANA SMP N 3 SALE 65,0 8 5
B20 005 HERNI MULYA SARI SMP N 1 SALE 79,3 1 3 I
B20 006 KAKUNG KURNIAWAN SMP N 1 SALE 79,3 5 12 III
B20 007 KONA'AH SMP N 3 SALE 57,6 10 8
B20 008 NUR AMALIA SHOLIKHAH MTs N SALE 79,3 4 1 II
B20 009 SUJIYATI SMPK ADI SUCIPTO 51,3 9 10
B20 010 SUKARNI SMP 49,4 7 7
B20 011 VINA INDRIYANI SMP N 1 SALE 62,8 11 6
B20 012 ABDUL GHOFUR SMP N 3 PAMOTAN 76,1 2 9







MATA PELAJARAN: BAHASA INGGRIS
NOMOR NAMA ASAL SEKOLAH NILAI URUTAN SELESAI JUARA
TES TES 1 TES2
C20 001 ANGGUN PRABARINI SMP N 3 SALE 80,0 2 8 II
C20 002 BIMBI BRILLIAN SMP N 1 SALE 84,5 1 2 I
C20 003 DWI ASTUTIK SMP N 3 SALE 64,5 3 9
C20 004 DYAH AYU ZAQIYANI SMP N 1 SALE 62,5 10 6
C20 005 FEBY SETRIARINI MTs N SALE 51,0 5 7
C20 006 MELITA NIRMALA Q.A SMP N 1 SALE 61,0 7 4
C20 007 TOMMY MACELLO SMPK ADI SUCIPTO 52,5 8 3
C20 008 RHIZNIA ANGGRAENI SMP N 3 SALE 49,0 9 10
C20 009 SITI DWI PUSPITA MTs N SALE 51,0 4 5
C20 010 WALIDATUL MUAWAMAH SMP N 3 PAMOTAN 70,0 6 1 III







MATA PELAJARAN: IPA
NOMOR NAMA ASAL SEKOLAH NILAI URUTAN SELESAI JUARA
TES TES 1 TES2
D20 001 AHMAD ROHANDI YUSUF SMP N 1 SALE 68,0 3 3 II
D20 002 EKO PRASETYO SMPK ADI SUCIPTO 30,0 2 2
D20 003 ISNIN RUMTIKA MTs N SALE 54,0 10 11
D20 004 JULIATI SMP N 3 SALE 58,0 7 8
D20 005 MUKAROMAH SMP N 1 SALE 66,0 5 6 III
D20 006 MUKLISIN SMP N 1 SALE 41,0 4 4
D20 007 RAGIL ARINTAGUSTINA MTs N SALE 48,0 9 9
D20 008 RIRIN WAHYUNI SMP N 3 SALE 17,0 11 10
D20 009 RUKMIATUN SMP 57,0 6 5
D20 010 SHAHID KURNIAWAN SMP N 3 SALE 58,0 8 7
D20 011 YUNUS SMP N 3 PAMOTAN 68,0 1 1 I

Minggu, 13 Februari 2011

Fatwa Lajnah Daimah tentang Haramnya Valentine


Assalamualaikum.

Seorang bertanya: (sebagian orang pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya merayakan hari kasih sayang ( valentine day ) mereka saling bertukar hadiah bunga mawar merah, memakai pakaian berwarna merah, saling menukar ucapan selamat, sebagian toko permen atau manisan membuat permen berwarna merah dan menggambar hati diatasnya, sebagian toko menawarkan sebagian produk khusus untuk hari tersebut. Maka apakah pendapat anda tentang masalah tersebut :

Pertama: merayakan hari ini ?

Kedua: membeli sesuatu dari toko tersebut pada hari ini ?

Ketiga: sebagian toko yang tidak ikut merayakan menjual produk kepada orang yang merayakan hari ini ?

Jazakumullah khairan…

Jawaban: Setelah mengkaji permasalahan tersebut, Lajnah Daimah menjawab bahwa telah ada dalil-dalil yang jelas dari Al-Quran dan Sunah – dimana para pendahulu umat telah sepakat – bahwa hari raya dalam Islam hanya dua adapun selain keduanya baik itu berkaitan dengan seseorang, kelompok, kejadian atau suatu makna termasuk hari raya bidah tidak boleh kaum muslimin merayakannya, mengakuinya, memperlihatkan kebahagiaan dengannya, atau membantunya dengan sesuatu karena itu melanggar hukum-hukum Allah, barang siapa yang melanggar hukum Allah maka sungguh telah mendholimi dirinya, apabila ditambah dengan hari raya buatan yang merupakan hari raya orang-orang kafir maka ini termasuk dosa karena termasuk tasyabbuh (menyerupai) dengan mereka dan semacam wala atau loyalitas kepada mereka padahal Allah Subhanahu Wata'alaa melarang kaum mukminin tasyabuh dan loyal kepada mereka dalam kitabNya dan telah shahih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda:


(( من تشبه بقوم فهو منهم ))

( Barangsiapa menyerupai satu kaum maka dia dari golongan mereka)


Dan hari kasih sayang termasuk yang disebutkan karena termasuk hari raya pagan nashrani maka tidak halal bagi seorang muslim beriman kepada Allah dan hari akhir untuk merayakannya, mengakuinya atau memberi ucapan selamat, bahkan wajib meninggalkannya dan menjauhinya untuk memenuhi panggilan Allah dan RasulNya serta menjauhi sebab-sebab yang mendatangkan kemurkaan dan hukuman Allah, sebagaimana kaum muslimin diharamkan membantu hari raya ini atau yang lainnya dengan makanan, minuman, menjual, membeli, atau memproduksi, atau menghadiahi, atau surat-menyurat, atau iklan, atau lain-lainnya karena itu semua termasuk tolong-menolong kepada dosa, permusuhan dan maksiat kepada Allah dan RasulNya dan Allah Azza Wajala berfirman:


(( وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الإثم والعدوان واتقوا الله إن الله شديد العقاب )) .

Artinya: (dan tolong-menolonglah dalam kebaikan dan ketakwaan dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah pedih siksaanNya)

Dan setiap muslim wajib berpegang teguh dengan Al-Quran dan Sunah dalam semua keadaan apalagi diwaktu-waktu fitnah dan banyaknya kerusakan, hendaklah dia cerdas dan waspada dari terjerumus kedalam kesesatan mereka yang dimurkai oleh Allah dan yang sesat dan fasiq.


Lajnah Daimah untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa.
Ketua: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad Aalu Syaikh.
Anggota: Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid.
Fatwa Lajnah Daimah mengenai Valentine Day dengan no: (21203) tanggal 23/11/1420 H

http://www.saaid.net/fatwa/f14.htm


Semoga manfaat
Wassalamualaikum

Valentine Hura-hura, Masih Banyak yang Lebih Penting dari Merayakannya


REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG-- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, mengimbau umat Islam di Indonesia tidak merayakan "Valentine Days" atau Hari Kasih Sayang yang jatuh pada Senin (14/2).

"Saya kira ngak usah lah dirayakan apalagi sampai membuat pesta atau hura-hura. Ingat masih banyak masalah yang lebih penting dari itu seperti masalah pendidikan, anak jalanan dan lain-lain," kata Ketua MUI Jawa Barat KH Hafidz Utsman, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Ahad.

Pihaknya juga ingin meluruskan tentang perpektif "Valentine Days" atau Hari Kasih Sayang. Menurutnya, "Valentine Days" bukanlah sebuah hari raya melainkan sebuah peringatan yang dilakukan oleh masyarakat barat yang kemudian menyebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia.

"Saat ini banyak masyarakat yang terjebak, seolah-olah Hari Kasih Sayang itu harus dirayakan. Padahal itu bukan budaya kita dan Islam. Itu (Valentine Days) kan hanya apresiasi sekelompok orang dari luar negeri," ujarnya.

Ketika ditanyakan apakah perayaaan "Valentine Days" haram bagi seorang muslim, ia menyatakan, "Jangan terlalu kencang lah, kita lihat dulu konteksnya. Kalau itu dirayakan oleh orang non muslim saya kira tidak ada masalah ya," katanya.

Dipihak lain, menjelang Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang diperingati Senin (14/12/2011) besok, penjualan bungan di Pasar Bunga yang terletak di Jalan Wastukancana mulai meningkat.

Salah seorang penjual bunga di pasar tersebut, Dedeh (32), mengatakan, untuk Valentine Days, pembelian bunga khususnya bunga jenis mawar mulai meningkat sejak satu minggu lalu. "Lumayan ada kenaikan ya sejak seminggu lalu, kalau dipersentasekan sekitar 15 persen lah jika dibandingkan hari biasa," ujarnya.

Pembeli, kata Dedeh, kebanyakan memilih bunga mawar kuncup merah muda dibanding warna lainnya. Ia mengaku bisa menjual hingga 400 tangkai dalam satu malam pada perayaan Valentine yang diperingati setiap 14 Februari tersebut.

"Hari biasa paling ramai pada malam Minggu kira-kira bisa menjual sampai 10 tangkai dengan harga Rp5.000 per tangkai. Sedangkan untuk Valentine biasanya mencapai 400 bunga mawar dengan harga Rp10.000 per tangkai," ujar Dedeh.

Red: Stevy Maradona
Sumber: Antara

Kamis, 10 Februari 2011

Soal Latihan Ujian Nasional SMA


untuk download soal-soal ujian Nasional, silahkan klik tautan berikut:

http://www.banksoal.sebarin.com/category/ujian-nasional-sma

Pendaftaran SPMU Dibuka setelah Pengumuman Lulus SMA

Pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (SPMU) baru akan dibuka setelah pengumuman kelulusan siswa SMA dan sederjat.
Kepastian itu disampaikan Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo, di sela-sela Refleksi Akhir Tahun Unnes 2010, Kamis (30/12) lalu.
“Jangan sampai proses seleksi ini mengganggu konsentrasi siswa yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional,” kata Rektor mengemukakan salah satu alasannya.
Jadwal tersebut memang terbilang mundur beberapa bulan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, misalnya, pendaftaran SPMU sudah dibuka semenjak Januari. Saat itu, lebih dari 20.000 orang mendaftarkan diri lewat jalur SPMU Unnes.
“Selain itu, berdasarkan Peraturan Mendiknas, seleksi mahasiswa yang dilaksanakan secara mandiri oleh perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia tak boleh mendahului SNMPTN. Itu pun jumlah mahasiswa yang diterima lebih sedikit. Sebagai institusi yang taat asas, sudah tentu kita mematuhi regulasi baru ini,” katanya.
http://unnes.ac.id/berita/pendaftaran-spmu-dibuka-setelah-pengumuman-lulus-sma/

Pornografi Merusak Fungsi Otak dan Seksual. Inilah Cara Mencegahnya


JAKARTA (voa-islam.com) – Pornografi berbahaya karena merusak fungsi dan struktur otak dan menghambat hubungan seksual suami-istri. Orang yang sudah teradiksi pornografi akan mengalami kegagalan dalam beradaptasi sosial.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan Depkes RI dr. Jofizal Jannis, Sp.S(K) dalam Workshop “Know Your Brain: Kerusakan Otak Akibat Pornografi” di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta (23/12/2010).

Menurut Jofizal, secara fungsional adiksi pornografi adalah sesuatu yang memacu daya tarik seksual seseorang. Disebut adiksi., bila terjadi perilaku berulang yang merusak sehingga menyebabkan seseorang tidak sanggup menghentikannya. Kegagalan dalam pembinaan remaja bisa menjadi kegagalan menyiapkan generasi mendatang.

Efek media (cyber generation) dari seseorang yang teradiksi pornografi akan berakibat Addict Generation. Ciri-ciri pada fisiknya akan tampak lelah, lesu, sulit konsentrasi, tidak melakukan percakapan yang lama, dan perhatian terpecah. Adapun dari sisi kultur bisa berakibat tercabutnya norma dan budaya lokal. Juga berdampak pada sosial kontrol, yakni hilangnya rasa hormat pada yang lebih tua, kesalahan mempersepsi, hilangnya kepatuhan terhadap aturan, dan tidak memiliki komitmen.

….Seseorang yang teradiksi pornografi akan tampak lelah, lesu, sulit konsentrasi, tidak melakukan percakapan yang lama, dan perhatian terpecah….

Dr. Jofizal mencatat, dampak sosial akibat otak yang teradiksi pornografi. Pertengahan September 2009 di Tangerang, seorang remaja laki-laki usia 15 tahun mencabuli remaja putri di empang tepi sawah. Di Bekasi, Maret 2009, Siswa kelas VI SD memperkosa adik kelasnya di toilet sekolah pada saat jam sekolah. Di Pekan Baru tahun 2005, siswa Sekolah Menengah memperkosa anak usia 7 tahun sebanyak tiga kali saat ditinggal orang tua.

Mengutip Journal of Adolescent Research, Januari 2008, juga mencatat, penelitian pada 813 pelajar dari 6 perguruan tinggi: 87% remaja pria dan 31% remaja wanita melihat pornografi. 48.4% remaja pria menonton paling tidak seminggu sekali, 20% menonton setiap hari atau tiap beberapa hari sekali

Komnas Anak (2009) memperoleh data tentang perilaku seksual remaja terhadap 4726 siswa SMP/SMA responden berusia 13 – 17 tahun di 12 Kota Besar. Hasilnya 97% pernah nonton film porno. Komnas juga mencatat, 1527 kekerasan seksual terhadap anak-anak: 103 kasus pelaku anak-anak remaja (6-12) tahun, 1167 kasus pidana dengan pelaku anak, 135 kasus perkosaan, dan 14 kasus pelecehan seksual.

Dalam pertemuan konselor Remaja yang dilakukan Yayasan Kita dan Buah Hati (tahun 2005), 1625 responden siswa kelas IV-VI SD di jabotabek didapatkan data 66% mengaku menyaksikan materi pornografi. Media untuk mengakses pornografi antara lain melalui: komik (24%), game (18%), situs porno (16%), film (14%). Selebihnya melalui VCD, DVD, ponsel, majalah, koran.

Pemicu seorang anak dan remaja terbius pornografi adalah karena faktor: iseng (27%), diajak teman (10%), untuk gaul (4%). Tempat biasa mereka nikmati, meliputi: rumah, kamar pribadi (36%), rumah teman (12%), warnet (10%), tempat sewa warnet (3%)

Rusaknya Moral Anak Bangsa Akibat Pornografi

Sementara itu dikatakan Pusat Pemeliharaan, Peningkatan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. Gunawan Bambang Dwiyanto dalam sebuah presentasinya yang berjudul “A Loss Generation: Akibat Pornografi dan Rusaknya Moral Anak Bangsa.”

Dalam penelitiannya, Gunawan mencatat, gangguan perilaku dengan eskalasi yang meningkat. Tahap I: malu-malu melihat tayangan dari dada turun sampai ke alat vital secara bertahap kemudian menikmati. Tahap II: frekuensi ejakulasi yang meningkat sampai dengan tiada hari tanpa ejakulasi. Tahap III: pemenuhan emosional akibat adiksi (melihat secara nyata hubungan seks yang dilakukan antar lawan jenis) atau frekuensi menonton pornografi. Tahap IV: pemenuhan fungsi fisik yang tidak dapat dikendalikan (criminalities sexual)

Keadaan otak siswa SMA yang terjangkit Pornografi (2010), Ketika ditanya, bagaimana perasaannya setelah menonton film porno/bokep? Jawaban kuesioner tentang pornografi beberapa siswa SMA dan SD di provinsi “X” (6 Agustus 2010): ada yang mengatakan: Merasa lebih senang, lega, pernah lihat di HP, asyik dilihat (senang), terutama dadanya dan rasanya menggairahkan badan. Pernah lihat di majalah dan internet, tetapi perasaan saya biasa saja dan sedikit menyesal. Pernah lihat di HP, perasaan saya biasa aja. Tidak tahu. Kebanyakan pecandu-pecandu pornografi memperlihatkan perilaku melecehkan dan perilaku agresi.

....Kebanyakan pecandu-pecandu pornografi memperlihatkan perilaku melecehkan dan perilaku agresi....

Ada penyebab pintu masuknya adiksi pornografi, yakni Bored or Burned-out (jenuh), lonely (kesepian), Angry or Afraid (marah), Stressed (stres), Tired (lelah). Akibat adiksi pornografi itu di antaranya: tidak bisa konsentrasi, tidak paham, tidak kreatif, mudah lupa, otak merasa “penuh”, sakit-sakitan karena menurunnya daya tahan tubuh, serta berpikiran negatif

Keberhasilan mencegah dan menanggulangi adiksi pornografi, lanjut Dr Gunawan, akan ditentukan oleh sejauh mana peran Pusat Informasi Layanan Pencegahan dan Penanggulangan Adiksi terhadap pornografi, tersosialisasinya kegiatan layanan pencegahan dan penanggulangan adiksi terhadap pornografi melalui peran media massa.

Kemudian, terselenggaranya layanan pencegahan dan penanggulangan adiksi terhadap pornografi lintas program dan sektoral secara komprehensif. Tersedianya anggaran untuk kegiatan penyuluhan, advokasi, edukasi dan rehabilitasi melalui peran serta masyarakat yang difasilitasi oleh media massa mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten sampai Provinsi.

Mencegah Pornografi

Untuk mencegah dan menanggulangi pornografi, penguatan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memegang peranan penting dalam menata tata nilai kehidupan. Karena itu, keluarga harus diperkuat dari sisi kualitas sumberdaya manusia maupun pembagian peran dan tata kelola rumah tangga.

Dikatakan Jofizal, seseorang yang teradiktif pornografi, bisa disembuhkan dengan mengikuti empat hal: Pertama, punya motivasi diri untuk membebaskan diri dari adiksi dan memiliki kemauan melakukan apa yang diperlukan untuk sembuh. Anda tidak dapat memaksa seseorang untuk sembuh jika dia tidak ingin. Kedua, menciptakan lingkungan aman. Ketiga, ber-afiliasi dengan support group. Keempat, individu harus memilih seorang konselor/terapis yang mempunyai pelatihan khusus dan sukses dalam menangani kasus adiksi seks.

....seseorang yang teradiktif pornografi, bisa disembuhkan dengan mengikuti empat hal....

Bisa dipastikan, pornografi dapat menyebabkan adiksi dan mempengaruhi struktur otak dan hubungan psikososial, sehingga mempengaruhi intelegensia seseorang. Sesuai dengan fungsi otak, maka secara langsung dan tidak langsung terjadi kemunduran inteligensia. Untuk mengatasi adiktif pornografi adalah dengan pengendalian spiritual, yang meliputi: kontrol diri, membimbing kebutuhan, pendampingan dari orangtua, pengalihannya dengan Olahraga. “Mencegah itu lebih penting daripada mengobati. Karena itu peran pemerintah, masyarakat, orangtua, sekolah sangat dibutuhkan,” ungkap Jofizal. [taz/Desastian]

Otak Besar, Tak Berarti Lebih Pintar


Para ilmuwan percaya bahwa manusia telah menjadi lebih pintar dari nenek moyangnya meskipun ukuran otaknya telah berkurang dalam 30.000 tahun terakhir ini. Antropolog menemukan bahwa ukuran otak dalam Homo sapiens yang biasa disebut manusia modern, mengalami penurunan sekitar 10 persen, yaitu dari 1.500 sampai 1.359 sentimeter kubik. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa ukuran otak manusia mengalami penurunan melalui evolusi karena kepadatan penduduk yang semakin meningkat.

"Karena kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, maka otak menjadi lebih kecil karena orang tidak harus menjadi semakin pintar untuk tetap hidup," kata profesor David Geary dari UniversitasMissouri.

Namun, penurunan massa otak tidak berarti bahwa Homo sapiens kurang cerdas daripada nenek moyang mereka, tetapi hal ini menunjukkan bahwa mereka sedang mengembangkan kecerdasan dan keterampilan dalam dimensi baru dan lebih canggih, kata Brian Hare, asisten profesor antropologi di Universitas Duke .

Perkembangan otak juga telah terjadi pada beberapa hewan. walaupun serigala memiliki otak lebih besar dibandingkan dengan kerabat mereka, anjing berperilaku jauh lebih cerdas dan bahkan mirip dengan bayi manusia.

(sydh/press tv.com)